Pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2024 di Bali sudah mendaftarkan diri di masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terkait kontestasi di Pilkada Bali ini, Koalisi Bali Emisi Nol Bersih bersama Institute for Essential Services Reform (IESR) dan World Resources Institute Indonesia (WRI) mendorong setiap pasangan calon peserta pilkada di Bali memberikan perhatian terhadap isu iklim dan lingkungan melalui program maupun visi dan misi pasangan calon.
Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster terakhir sudah menyampaikan komitmen untuk menjaga alam dan lingkungan Bali. Pada Agustus 2023, Pemprov Bali mendeklarasikan komitmen Menuju Bali Emisi Nol Bersih 2045.
Upaya mencapai target ambisius itu, di antaranya, melalui pembangunan rendah karbon, penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, dan pemanfaatan energi baru terbarukan serta langkah lainnya yang mendukung target Bali Emisi Nol Bersih 2045.
Dalam proses pendaftaran pasangan calon peserta Pilgub Bali 2024 di KPU Provinsi Bali, Kota Denpasar, Kamis (29/8/2024), terdapat dua paslon yang mendaftar. Masing-masing paslon, yakni, Wayan Koster bersama pasangannya I Nyoman Giri Prasta dan pasangan Made Muliawan Arya bersama Putu Agus Suradnyana, juga menyatakan mendukung ajakan Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan untuk melaksanakan pilkada di Bali dengan prinsip green election atau pemilu ramah lingkungan.
Terkait itu, Ketua Sekretariat Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Sofwan Hakim menyatakan para kandidat atau pasangan calon peserta Pilkada Bali 2024 turut mengakomodasi isu iklim dan lingkungan dalam program, visi, dan misi kandidat. Masing-masing pasangan calon melalui tim suksesnya agar melibatkan kalangan intelektual atau akademisi dalam menganalisa isu iklim dan lingkungan.
Sejalan dengan itu, Koalisi Bali Emisi Nol Bersih juga mendorong isu iklim dan lingkungan diakomodasi penyelenggara pilkada, khususnya KPU, agar memasukkan topik iklim dan lingkungan dalam materi debat kandidat atau calon. KPU juga diminta agar melibatkan panelis, yang kompeten di bidang iklim dan lingkungan.
“Peran media juga diperlukan untuk mendorong isu iklim dan lingkungan menjadi liputan khusus, mendorong diskusi dengan kandidat maupun tim sukses untuk isu lingkungan,” kata Sofwan dalam diskusi serangkaian acara temu media bersama Koalisi Bali Emisi Nol Bersih dengan tema “Peta Jalan Pilkada Provinsi Bali 2024” di Kota Denpasar, Jumat (30/8).
Koordinator Society International Environmental Journalist (SIEJ) Bali Rofiqi Hasan mengatakan, isu iklim dan lingkungan di Bali harus terus diwacanakan sehingga perihal iklim dan lingkungan semakin dipahami masyarakat di Bali dan mendapat perhatian serius dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait di Bali. Rofiqi menyatakan isu iklim dan lingkungan juga didorong agar sampai ke masing-masing kandidat sehingga menjadi bagian dari program dan visi paslon.
“Bisa langsung ditanyakan apa konsepnya tentang isu iklim dan lingkungan, juga isu transisi energi,” kata Rofiqi dalam diskusi tersebut.
Indonesia sudah mencanangkan komitmen untuk emisi nol bersih (Net Zero Emission/NZE) pada 2060. Komitmen NZE Indonesia 2060 menjadi upaya Indonesia memenuhi Perjanjian Paris 2015 dalam mengatasi dampak perubahan iklim, salah satunya, mengurangi laju kenaikan suhu rata-rata global. Komitmen Indonesia untuk target NZE 2060 juga ditegaskan dalam Forum G20 Bali Global Blended Finance Alliance Dialogue serangkaian World Economic Forum 2024 di Bali.
Penulis : Mahendra Putra
Tanggal : 30 Agustus 2024




